Pekanbaru (Inmas). Workshop pendidikan inklusif bertemakan Bersama Wujudkan untuk Semua dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-77 dan HGN Kota Pekanbaru, Rabu 30 November 2022 di aula PGRI Kota Pekanbaru berlangsung meriah dan lancar.
Kegiatan workshop yang di Taja oleh PGRI Kota Pekanbaru tersebut dihadiri oleh ketua PGRI, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau serta perwakilan guru dari guru PAUD , SD, SMP, SMA, SMK serta guru Madrasah MI, MTs, MA, Se- kota Pekanbaru. Dari MTsN 2 Kota Pekanbaru diwakilkan oleh bu Santi HY, S. Ag.
Sebelum workshop dimulai, peserta melakukan registrasi melalui barcode dan link form pendaftraaaan.
Ketua PGRI Kota Pekanbaru , Abdul Ghofur, M.Pd dalam kata sambutannya menyatakan kegiatan work shop ini adalah salah satu puncak memperingati Hari PGRI dan HGN ke 77 bertemakan Pendidikan Inklusif bersama wujudkan pendidikan untuk semua. Bahwa sebelum nya PGRI telah melaksanakan kegiatan lomba di bidang Olahraga dan Musabaqah di Duri. "Dengan dilaksanakan workshop ini semua anak memiliki akses terhadap pendidikan yang terjangkau, efektif, relevan dan tepat dalam wilayah tempat tinggalnya". harap Abdul Ghofur
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru , sebagai Plt, Dr. A. Jamal , M.Pd pada sambutannya bahwa untuk anak berkebutuhan khusus berhak untuk mengenyam pendidikan dan akan di laksanakan pendidikan inklusif pada tiap kecamatan di kota Pekanbaru.
Pada kegiatan materi , Nara sumber dari Tanoto Foundation , Pendidikan Inklusif di paparkan oleh Bu Nike Wahyuni, S.Pd, M.S.i
Menjelaskan bahwa Pendidikan Inklusif adalah sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya.
Materi workshop dilanjutkan dengan tanya jawab dari berbagai kalangan guru berkaitan dengan siswa berkebutuhan khusus di sekolah masing-masing. Dan testimoni dari sekolah yang telah melaksanakan pendidikan inklusif dari SMP 4 Kota Pekanbaru.
(Humas Madsada)