Tembilahan (Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir mengadakan sosialisasi persiapan visitasi madrasah calon penerima Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi (BKBA) pada Rabu, 7 Juni 2023. Acara ini dibuka oleh Kasi Penmad, Drs. H. Afrizal, MM dan dilanjutkan dengan arahan dari Kakan Kemenag Inhil, H. Harun, S.Ag, M.Pd. Sosialisasi ini berlangsung di Aula Mawar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir dan dihadiri oleh sekitar 70 orang Kepala Madrasah tingkat MI, MTs, dan MA serta Operator Madrasah.
Dalam arahannya, Kakan Kemenag Inhil, H. Harun, S.Ag, M.Pd, menekankan pentingnya sosialisasi ini sebagai langkah awal dalam mempersiapkan madrasah untuk visitasi. Ia mengingatkan para peserta tentang tujuan umum dan khusus pemberian bantuan kinerja dan bantuan afirmasi, serta kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh madrasah calon penerima bantuan. Harun juga mengajak para kepala madrasah dan operator madrasah untuk bekerja sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mengurangi kesenjangan kualitas antar madrasah.
Selanjutnya, Kakan Kemenag Inhil menghimbau agar madrasah yang telah memenuhi kriteria umum dan khusus untuk visitasi BKBA dapat mempersiapkan diri dengan baik. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan warga madrasah, pengembangan diri guru dan tenaga kependidikan, serta pengelolaan anggaran yang transparan dan berorientasi pada peningkatan mutu. Harun juga mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan dana bantuan sesuai dengan 5 komponen penggunaan dana bantuan, seperti pengadaan sarana dan prasarana, pengembangan madrasah digital, rehab bangunan, dan pengembangan kapasitas PTK. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, madrasah di Kabupaten Indragiri Hilir dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.
Untuk tahun 2023 kabupaten Indragiri Hilir mendapatkan kuota sebanyak 64 madrasah, untuk MI 27 Madrasah, MTs 23Madrasah, dan MA 14 Madrasah, dengan nilai bantuan Rp 100.000.000-Rp 150.000.000, dengan total jumlah bantuan sebanyak Rp 9. 450.000.000,- *** (Hendra/Utar)