Indragiri Hulu, (Inmas). Program REP-MEQR yang didanai oleh Bank Dunia dan dilaksanakan selama lima tahun dari tahun 2020 hingga 2024 terdiri atas empat komponen, yaitu: 1) Tata Kelola Madrasah Berbasis Digital Melalui EDM-eRKAM, 2) Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI), 3) Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), dan 4) Manajemen Data Base Pendidikan Islam Melalui Emis 4.0. Aplikasi Education Management Information System’ (EMIS) adalah sistem pengelolaan data pokok pendidikan Islam yang dikelola oleh Sekjen Pendidikan Islam Kementerian Agama untuk memudahkan input data Madrasah. Sistem ini berperan dalam menunjang proses perencanaan dan pengambilan kebijakan program pendidikan pada Kementerian Agama.
Pendataan Emis 4.0 yang dikelola oleh Operator Emis 4.0 bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah. Peran operator Emis 4.0 sebagai garda terdepan dalam hal pendataan EMIS 4.0 yang senantiasa harus ter-Update dengan baik sehingga program kegiatan yang ada di madrasah berjalan dengan baik dan menghasilkan data yang valid. Untuk itu, Operator Emis 4.0 perlu diberikan penguatan kapasitasnya.
Berdasarkan Surat Dirjen Pendis Kemenag RI Tanggal: 26 Oktober 2023, Nomor: 1510.51/PMU.MEQR/HM/X/2023, maka Staf Seksi Penmad Kankemenag Kab. Inhu Deni, S.Pd selaku Operator Emis 4.0 Kankemenag Kab. Inhu mengikuti kegiatan Program Peningkatan Kapasitas Operator (User Champion) EMIS 4.0 Madrasah Tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kotamadya pada hari Rabu s.d Jum’at, 1 s.d 3 November 2023, tempat: Baverli Hotel Batam-Kepri.(tulang)