Rokan Hilir (inmas)- Mewakili Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenag Kab. Rokan Hilir, staf Subbag Tata Usaha Nasuha, S.Pd.I pandu doa Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir, bertempat di Taman Budaya Batu 6 Bagansiapiapi, Jumat (10/7/2020) kemarin. Apel dipimpin langsung Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI M Syech Ismed SE, M.Han.
Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Rohil H Suyatno, Wakil Bupati Drs. H. Jamiludin, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, SH, SIK dan Dandim 0321/Rohil Letkol Arh Agung Rachman Wahyudi, SIP, M.Pol, Kajari Rohil Gaos Wicaksono, SH, MH, Pejabat Sekdakab Rohil HM Job Kurniawan, Ketua Pengadilan Negeri yang diwakili Sondra Mukti,SH dan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama dan TNI-Polri.
Dalam amanah yang disampaikan Danrem 031/WB Brigjen M. Syech Ismed, mengatakan bahwa, di tengah kesibukan menghadapi pandemi Covid-19 ini, dalam waktu dekat menghadapi musim kemarau yang juga memiliki pekerjaan besar, yakni mencegah dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau, salah satunya di Rokan Hilir (Rohil)
"Oleh karena itu, Melalui apel kesiapsiagaan penanggulangan karhutla ini,hendaknya dapat meningkatkan profesionalisme satgas dalam mengatasi bencana alam yang terjadi di wilayah,khususnya bencana karhutla,” ungkapnya.
Lanjutnya, bahwa Penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan, bukanlah semata-mata menjadi masalah pemerintah, tetapi merupakan masalah bersama. “Harus ditangani secara bersama-sama oleh segenap komponen dan elemen bangsa," ujarnya.
Dikatakannya, perlu diperhatikan beberapa hal yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan,di antaranya membuka ladang atau lahan pertanian dengan cara membakar hutan, meninggalkan bekas api unggun yang membara di hutan, membuat arang di hutan, membuang puntung rokok sembarangan di dalam hutan dan juga memperhatikan wilayah hutan dengan titik api (hotspot) cukup tinggi, terutama lahan gambut di musim panas dan kemarau yang berkepanjangan. (Nsh)