0 menit baca 0 %

SUKMA RONA, S.Pd.I (KEPALA MTs PP KHAIRUL UMMAH) BERIKAN BUKU HASIL KARYANYA & SANTRI KEPADA KASI PENMAD HENDRIADI, S.Ag., M.Pd.I

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Kamis 10 November 2022, Kepala MTs Ponpes Khairul Ummah Sukma Rona, S.Pd.I dengan didampingi Kepala MA Ponpes Khairul Ummah Abdul Kemal Batubara, Lc., MH; Kepala MA Nurul Falah Hardianto, S.Pd.I serahkan buku karya tulisnya yang berjudul, 1.

Indragiri Hulu, (Inmas). Kamis 10 November 2022, Kepala MTs Ponpes Khairul Ummah Sukma Rona, S.Pd.I dengan didampingi Kepala MA Ponpes Khairul Ummah Abdul Kemal Batubara, Lc., MH; Kepala MA Nurul Falah Hardianto, S.Pd.I serahkan buku karya tulisnya yang berjudul, 1. Sekeping Hati Menuju Pulang; 2. The Father Hope dan Antologi Cerpen The Power Of Dreams karya tulis Guru dan Santri hasil dari kegiatan NARASI (Pena Kreasi Santri) di MTs Ponpes Khairul Ummah kepada Kasi Penmad Kankemenag Kab. Inhu Hendriadi, S.Ag., M.Pd.I. Turut hadir mendampingi penyerahan buku dan cerpen tersebut Ka.Subbag Tata Usaha Kankemenag Kab. Inhu Ehirdamir, S.Ag.
Seorang guru harus menguasai disiplin ilmunya yang ditandai oleh (1) penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai dengan isi program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu; dan (2) penguasaan konsep dan metode disiplin keilmuan, teknologi, atau seni yang relevan, yang secara konseptual menaungi atau koheren dengan program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu. Atas dasar itulah, guru selayaknya juga merupakan penulis buku.
Kegiatan Narasi (Pena Kreasi Santri) merupakan wadah untuk melatih para santri dalam berkarya dan menuangkan ide/gagasan dalam bentuk tulisan, ujar Sukma Rona. Melalui kegiatan NARASI diharapkan para santri bisa menghasilkan karya tulisan sebagaimana para ulama maupun para penulis lainnya yang karya tulisnya masih abadi hingga saat ini, tambah Sukma Rona.
Semoga dengan torehan pena ini dapat menginspirasi para santri untuk produktif dalam berkarya, mengikuti jejak ulama-ulama dunia yang terkenang namanya walau kita tidak tahu bentuk rupanya. Karena ketika kata-kata sudah tertuang menjadi sebuah karya pena, saat itulah nama kita akan dikenang sampai akhir masa.
Penyerahan dilaksanakan disela-sela kegiatan penyambutan kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga di Kantor Desa Japura, Kec. Lirik Kab. Inhu dalam rangka Launching Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) Provinsi Riau.(tulang)