0 menit baca 0 %

Suryandi Bonar : Hikmah Rezeki

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Dalam diskusi Penyuluh yang dilaksanakan hari ini di masjid Iklas Beramal, Suryandi Bonar Tamala, Lc Kupas tentang Hikmah Rezeki . Rabu (17/06/2020).Mmenurutnya  Bahwa ternyata rezeki itu mutlak milik Allah, usaha yang kita lakukan hanya lah sunnatullah untuk kita mendapatkan paha...


Pekanbaru (Inmas), Dalam diskusi Penyuluh yang dilaksanakan hari ini di masjid Iklas Beramal, Suryandi Bonar Tamala, Lc Kupas tentang Hikmah Rezeki . Rabu (17/06/2020).

Mmenurutnya  Bahwa ternyata rezeki itu mutlak milik Allah, usaha yang kita lakukan hanya lah sunnatullah untuk kita mendapatkan pahala, bukan mendapatkan rezeki. Berapa banyak kita yang sudah menyusun rencana usaha, membuat perjanjian kerjasama, ternyata semua rencana kerja itu gagal karena corona. Lalu karena corona juga banyak kedai yang tutup bahkan berhari2. Tapi ternyata masih ada juga rejeki. Jadi bila diambil kesimpulan tentang rezeki ini, bahwa kalau tutup beberapa hari kedai itu kita masih Allah beri rejeki, maka tidak perlu takut menutup kedai beberapa menit utk shalat berjemaah, suai? Jangan lagi beralasan "nanti datang orang beli" nanti kena corona mulut nya itu.

Hikmah pendidikan, selama ini banyak orang tua yang terlalu keras kepada guru, terlalu banyak protes, menyalahkan  guru kenapa anak nya bodoh, kenapa anak nya bandel, marah kalau guru nya mendisiplinkan dengan keras, disangka nya mendidik itu mudah. Nah sekarang orang2 tua sudah merasakan, bagaimana susah nya mendidik anak, mengarahkan anak2, mengajarkan suatu ilmu kepada anak gara2 belajar online. Sampai2 anak2 pun gak betah, bukan orang tua nya saja, anak2 itu kepingin cepat2 sekolah, karena ibu nya ternyata lebih garang dari wali kelas dan ayah nya lebih garang dari penjaga sekolah. Jadi ingat mulai sekarang hargai lah guru, sopan santun kepada mereka, jangan pernah mengatakan "kami yang menggaji kalian" tidak akan berkah ilmu anak kalian kalau orang2 tua tidak menghargai guru.

Banyak hikmah2 yg lain bagi orang yg berfikir. Semoga musibah ini segera tuntas berlalu dan kita bisa beraktifitas normal kembali. Barakallahu li wa lakum. Tutup Suryandi. (Idris)