Bengkalis (Inmas) - Pada hari Selasa 16/10/2023,
BPD Sungai Alam mengundang Suyendri SQ.S.Sy sebagai perwakilan dari Tokoh
Masyarakat Desa Sungai Alam untuk memberikan pandangan dan masukan terhadap rancangan
Perdes tersebut. Pertemuan berlangsung antara pukul 14.00 hingga 17.30 dan
mencerminkan komitmen serius untuk melibatkan berbagai pihak dalam proses
pengambilan keputusan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di Desa
Sungai Alam.
Desa
Sungai Alam, yang terletak di Kecamatan Bengkalis memiliki pertumbuhan penduduk
yang pesat. Dalam konteks ini, kehadiran banyak mahasiswa dari Kampus
Politeknik Bengkalis dan STIE yang tinggal di rumah kos menimbulkan
kekhawatiran akan potensi kerawanan sosial di masyarakat. Untuk mengatasi hal
tersebut, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sungai Alam mengambil langkah strategis
dengan merumuskan Peraturan Desa (Perdes) Keamanan dan Ketertiban Umum.
Keterlibatan
Suyendri, yang juga dikenal sebagai Penyuluh Agama Islam, menjadi bagian dalam
pembuatan Perdes ini. Keberadaannya sebagai representatif tokoh masyarakat
menunjukkan pengakuan akan kontribusinya dalam memberikan sumbangsih pemikiran
lintas bidang. Dengan membawa perspektif keagamaan, Suyendri memberikan dimensi
berharga dalam upaya menjaga harmoni dan keseimbangan sosial di tengah
tantangan perkembangan masyarakat desa yang dinamis.
Tidak
hanya sebagai tokoh masyarakat, Suyendri juga mencerminkan pentingnya peran
tokoh agama dalam menyikapi perubahan sosial. Dengan didukung oleh keberagaman
pengalaman dan pemahaman, Suyendri mampu memberikan kontribusi yang berarti
dalam menyusun regulasi yang tidak hanya efektif secara hukum, tetapi juga
sensitif terhadap nilai-nilai dan identitas lokal.
Dengan
demikian, kehadiran Suyendri dalam forum ini dapat dianggap sebagai langkah
positif dalam mewujudkan Perdes Keamanan dan Ketertiban Umum Desa Sungai Alam
yang berdaya guna, berkeadilan, dan sesuai dengan aspirasi masyarakat secara
luas. Harapannya, langkah proaktif seperti ini dapat dijadikan contoh bagi
desa-desa lain yang menghadapi dinamika serupa untuk menjaga keharmonisan dan
kesejahteraan bersama.