0 menit baca 0 %

Syafwan: Kompetisi Dilaksanakan Dalam Rangka Berdakwah Melalui Media yang Diminati Masyarakat

Ringkasan: Riau (Inmas) - Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Provinsi Riau ajang kompetisi bersifat nasional yang penjaringannya dimulai dari Provinsi. Penjurian tersebut dikoordinir langsung oleh panitia pada Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Riau (Inmas) - Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Provinsi Riau ajang kompetisi bersifat nasional yang penjaringannya dimulai dari Provinsi. Penjurian tersebut dikoordinir langsung oleh panitia pada Direktorat Penerangan Agama Islam Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Untuk Provinsi Riau penjurian KFPI tersebut berlangsung selama 2 hari sejak dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau yang diwakili Kabid Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf Drs. H. Syafwan.

Dengan 7 peserta, Dewan Juri menyeleksi hasil karya yang masuk melalui Panitia. Pemenang pada tahaan ini akan mewakili Riau pada ajang Nasional.

“tiga dari pemenang nantinya akan mewakili Riau pada ajang Nasional”

Adapun teknis penilaian pada KFPI ini memuat orisinil karya, penghayatan pemain, angel atau teknik simatografi, alur cerita dan kreatifitas.

Kabid Penaiszawa pada penutupan penjurian mengatakan dalam penilaian KPFI kita sudah melaksanakan sesuai dengan juknis yang berlaku, dengan mendatangkan juri dari berbagai unsur.

“kedepan kita akan melakukan sosialisasi untuk kegiatan kompetisi sejenis ini pada tahun mendatang dalam rangka berdakwah mensiarkan agama Islam melalui media yang diminati masyarakat”.

Pada kesempatan ini, salah seorang Juri pada KFPI Prov. Riau dari unsur Budayawan Dr H. Griven H Putera, M.Ag menyerahkan hasil karyanya kepada Panitia dan Juri pada Kompetisi ini. Adapun Buku tersebut adalah Nisan-Nisan Berbunga (Kumpulan Cerita Pendek), Lelaki Pembawa Kain Kafan (Novel) dan Tenggelam (Kumpulan Cerita Pendek).