Rokan Hilir (Inmas) - Strategi dakwah adalah perencanaan yang berisi rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan dakwah tertentu. Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam hal ini yaitu Strategi merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan dakwah) termasuk mengunakan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya ataupun kekuatan.
Salah satu metodologi dakwah yang Junaidi Dasrul lakukan selaku Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bangko adalah tadabbur alam, dan sudah menjadi kegiatan penyegar pada setiap segmen binaan yang Junaidi lakukan selama ini. Salah satu yang Junaidi lakukan hari ini Jum'at (2/12/2022) adalah bentuk tadabbur alam bersama binaannya yaitu siswa SMPN 1 Bangko.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk belajar pada alam sebagai salah satu sumber energy, dan wadah pembelajaran pengembangan sisi akademik dan sarana untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT akan kebesaran dan keagungan-Nya, yang dapat di lihat dari ciptaan-Nya pada alam semesta.
"Kegiatan tadabbur alam merupakan kegiatan perenungan yang dilakukan di alam bebas yang berguna untuk mensyukuri dan merenungkan betapa besarnya ciptaan Allah yang diberikan kepada makhluknya," ujar Junadi.
Menurut Junaidi, kegiatan tadabbur alam merupakan sebuah kebutuhan yang diharapkan mampu untuk meningkatkan kecerdasan spiritual pada siswa.
Tambah Junaidi lagi, tadabur alam yang berarti perjalanan. Rihlah ialah perjalanan mentadabburi alam dengan maksud dan tujuan yang baik dan didasarkan niat kepada Allah SWT. Perjalanan di sini adalah sebuah perjalan yang dianggap sebagai liburan dari kegiatan yang telah berlangsung , meninggalkan kegiatan pembelajaran di kelas, meninggalkan sementara waktu pekerjaan.
"Tadabur alam merupakan sarana pembelajaran untuk lebih mengenal Allah SWT yang menciptakan langit dan bumi beserta isinya. Tadabur alam akan membersihkan diri dan jiwa kita dari energi-energi negatif yang mungkin telah bersemayam di hati dan fikiran kita dan sebagai rasa syukur atas karunia Allah yang maha luas," pungkas Junaidi. (AjdSyaheed)