0 menit baca 0 %

Tadarus Puisi "Membaca Ramadhan"

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). MTsN 2 Pekanbaru bekerjasama dengan komunitas seni,Rumah Sunting, menaja kegiatan Tadarus Puisi "Membaca Ramadhan" pada Rabu, 13 April 2022 di halaman Matsada, MTsN 2.Hadir dalam kegiatan, Founder Rumah Sunting sekaligus Ketua penyair Indonesia, Kak Kunni Masrohanti, Founder Salma...

Pekanbaru (Inmas). MTsN 2 Pekanbaru bekerjasama dengan komunitas seni,Rumah Sunting, menaja kegiatan Tadarus Puisi "Membaca Ramadhan" pada Rabu, 13 April 2022 di halaman Matsada, MTsN 2.

Hadir dalam kegiatan, Founder Rumah Sunting sekaligus Ketua penyair Indonesia, Kak Kunni Masrohanti, Founder Salmah Creative Writing, cik Siti Salmah , Bunda Mulyati seorang penulis buku sekaligus Kepsek SDN 144 Senapelan. Turut serta dalam rombongan beberapa penyair muda Riau, antara lain Secangkir Berlian, Awi Anjung dan Kuala Aksara.

Dalam kata sambutannya , Kunni memotivasi siswa MTsN 2 Pekanbaru untuk semangat menulis, menciptakan karya seni hingga nantinya akan terbit menjadi buku.

Puisi merupakan penggunakan kata untuk kata yang lain, sehingga mengandung makna . Dalam kegiatannya Rumah Sunting mengkaji puisi-puisi karya penyair Islam di daerah, Nusantara dan Dunia.
Puisi adalah sesuatu yang lebih dekat dengan kita, puisi yang di mulai dengan hal yang sederhana kemudian menjadi istimewa, demikian disampaikan Cik Siti Salmah. Lebih lanjut disampaikan oleh Kepala Madrasah MTsN 2 Kota Pekanbaru, Fitrisma Rais bahwa menulis dapat memperpanjang usia dan menciptakan sejarah.
Dalam kegiatan tersebut Kak Kunni juga memberikan donasi buku puisi antologi dari Komunitas rumah sunting kepada MTsN 2 Kota Pekanbaru.

Dengan seni dapat mengasah jiwa menjadi lebih peka, menjadi lebih halus, yang akan bermuara kepada Budi pekerti dan berbudi luhur yg memiliki sensifitas terhadap lingkungan.

Dalam pelaksanaan acara, Team rumah Sunting membagi siswa beberapa kelompok dan memberikan materi motivasi kepenulisan yakni materi Pengertian Puisi, cara pembacaan puisi, vokal, intonasi dan diksi.

Acara diakhiri dengan vokalisasi puisi oleh siswa madrasah, Team Rumah Sunting, guru dan kepala Madrasah.


(Team Humas)