0 menit baca 0 %

Tahun 2022, Bimas Islam Gelar Bimwin Angkatan 3

Ringkasan: Dumai (Inmas) Kantor Kemenag Kota Dumai melalui seksi Bimas Islam gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah bagi calon pengantin di Lingkungan Kantor kemenag setempat. Sebtu, 18 Juni 2022.Kegiatan digelar selama dua hari mulai tanggal 18-19 Juni 2022 di gedung Aula Pertemuan Kantor Kemenag Kota Dumai dan...

Dumai (Inmas) – Kantor Kemenag Kota Dumai melalui seksi Bimas Islam gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah bagi calon pengantin di Lingkungan Kantor kemenag setempat. Sebtu, 18 Juni 2022.

Kegiatan digelar selama dua hari mulai tanggal 18-19 Juni 2022 di gedung Aula Pertemuan Kantor Kemenag Kota Dumai dan diikuti oleh 25 Pasang calon pengantin dengan melibatkan pemateri dari Kantor Kemenag Kota Dumai, Praktisi BP4 Kota Dumai dan Dinas Kesehatan.

Peserta yang mengikuti bimbingan ini merupakan pasangan calon pengantin dari 5 Kecamatan diwilayah Kota Dumai terdiri Kecamatan Dumai Timur sebanyak 5 pasang, Kecamatan Dumai Kota 9 pasang, Kecamatan Bukit Kapur 2 pasang, Kecamatan Medang Kampai 5 pasang, Kecamatan Dumai Barat 4 pasang.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kakan Kemenag Dumai dalam hal ini diwakili Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Dumai Drs. H. Ade A. Yani. Dalam arahannya, H. Ade A. Yani menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar untuk memperkokoh kehidupan rumah tangga yang abadi, karena didalam menjalani kehidupan berumah tangga itu banyak sekali ujian-ujian  yang harus dihadapi, oleh karenanya pasangan calon pengantin harus sejak dini mempersiapkan diri dan mental yang kuat.

Untuk melakukan sebuah perlombaan saja kita harus mempersiapkan diri agar kita bisa mengikuti perlombaan itu dengan baik, apa lagi ikatan pernikahan yang bukan sebuah permainan, tetapi ibadah yang sangat panjang dan tanpa batas, tentu kita harus mempersiapkan diri dengan matang, kita harus mempelajari ilmu didalam berumah tangga, apa tujuan kita berumah tangga, katanya.

Kehidupan pernikahan ibarat sebuah perahu nahkoda, jika kita tidak memiliki ilmu, maka perahu itu akan berjalan tanpa arah dan bahkan akan tenggelam ditengah lautan. Pungkasnya.

Kasi Bimas Islam berharap, kepada peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh keseriusan, karena pernikahan bukanlah sebuah permainan, melainkan sebuah ibadah. Ujarnya. (Arief)