<!--[if gte mso 9]><xml>
Tembilahan
(Inmas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir melalui Seksi
Bimas Islam menyelenggarakan kegiatan penguatan moderasi beragama bagi penyuluh
agama Islam di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Inhil tahun 2022. Kegiatan
ini dibuka secara resmi oleh Bupati Indragiri Hilir Drs. H. Muhammad Wardan, MP
didampingi Kakan Kemenag Inhil, H Harun SAg MPd yang bertempat di aula Hotel
Top 5 Tembilahan, Minggu (28/8) pagi. Pelaksanaan
kegiatan ini digelar dengan tujuan memberikan pengetahuan tambahan bagi para
penyuluh guna direalisasikan di masyarakat. Dalam
sambutannya, Kakan Kemenag Inhil, Harun SAg MPd menyampaikan 7 program
prioritas Kementerian Agama yakni Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital,
Revitalisasi KUA, Cyber Islamic University, Kemandirian Pesantren, Religiousity
Index, dan Pencanangan Tahun Toleransi 2022.
Ujarnya dihadapan Bupati dan seluruh Undangan dan peserta yang hadir. Sementara
Bupati Inhil, HM Wardan menyampaikan bahwa moderasi beragama merupakan hal
dasar namun paling penting untuk menciptakan cara pandang, sikap, dan praktik
beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mewujudkan esensi ajaran agama yang
melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip
adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan bernegara. “Moderasi
beragama merupakan salah satu modal yang harus dimiliki oleh setiap individu
dalam menjalankan peran sosial ditengah masyarakat yang multikultural. Maka
dari itu kegiatan ini sangat penting,” ujar HM. Wardan. Selain
Bupati Inhil, pelaksanaan ini juga dihadiri Kakan Kemenag Inhil, H. Harun
S.Ag., MP beserta Jajaran Kasubbag Tata Usaha, Kepada Seksi dan Penyelenggara,
Kepala KUA Se Kabupaten Indragiri Hilir, Ketua MUI Inhil, Ketua Baznas Inhil,
dan diikuti sebanyak 100 orang peserta Penyuluh Agama Islam di Lingkungan
Kemenag Inhil. Kegiatan
ini menghadirkan narasumber dan fasilitator, diantaranya Dr. H. Zulfadli, LC.,
MA, dan Drs. H. Asril, MM dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau. Bupati
HM. Wardan juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar mengikuti
pelaksanaan ini dengan sungguh-sungguh dan dapat diaplikasikan ke masyarakat
demi menciptakan keharmonisan antar umat beragama. "Ikuti
pelatihan ini dengan seksama karena ini sangatlah penting. Selain untuk
melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umat berlandaskan
prinsip adil untuk semua, juga berimbang serta menaati konstitusi sebagai
kesepakatan bernegara, itulah menjadi tujuan penting dari penguatan moderasi
beragama,” pungkasnya. (Utar/Hd)
Taja Penguatan Moderasi Beragama Bagi Penyuluh Agama Islam, Kakan Kemenag Inhil Sampaikan 7 Program Prioritas Kemenag
Ringkasan:
<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-...