Kuansing ( Kemenag ) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Kuantan Tengah terus menanamkan nilai keikhlasan dalam setiap aktivitas dakwah dan pembinaan. Salah satunya melalui program bimbingan buta aksara Al-Qur’an yang rutin digelar di Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan. Hari Kamis setiap Minggunya. Kamis, 25 September 2025.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga binaan, karena tidak hanya membekali mereka dengan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menumbuhkan semangat religius dan kesadaran untuk memperbaiki diri.
PAI Kuantan Tengah yang hadir yaitu Prihasni, Ernawati, Ernita, Karnaini, Jabrius Jas, Ade Juniawan dan Lasmiadi, mereka. menekankan bahwa keberhasilan pembinaan bukan hanya diukur dari seberapa lancar warga binaan membaca Al-Qur’an, melainkan juga dari keikhlasan mereka dalam mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap penyuluh agama Islam yang hadir, mendapat peserta bimbingan kalau yang ibuk-ibuk sebanyak 10 orang setiap penyuluh agama Islam
Sedangkan bapak-bapak karena ramai mendapat 15 orang peserta bimbingan setiap penyuluh agama Islam
“Bimbingan ini bukan sekadar mengajarkan huruf, tapi juga membentuk hati yang ikhlas dan sabar dalam menapaki jalan perubahan,” ujar salah seorang penyuluh agama Islam, Ernawati.
Ernita menambahkan, "dengan adanya bimbingan ini, semua warga lapas kelas IIB, semakin bisa membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, sehingga apabila keluar dari Lapas ini nanti menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat". Khususnya nya membaca Al-Qur'an, ucar Ernita.
Senada dengan itu, Prihasni mengharapkan dengan adanya program ini, diharapkan warga binaan semakin termotivasi untuk terus belajar, memperbaiki diri, serta menjadi pribadi yang bermoral dan ber akhlak yang lebih baik saat kembali ke masyarakat", ucap Prihasni. ( Pri ).