0 menit baca 0 %

Tangis Haru Keluarga Hiasi Keberangkatan JCH Kabupaten Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) - Usai shalat Jum at, (02/06/2023),  Masjid Sultan Syarif Hasyim (SSH) Islamic Center Siak sangat ramai. Bus untuk pengantaran rombongan Jemaah Calon Haji (JCH) berjejer di pelataran parkir bagian depan, dan mobil pribadi tumpah ruah hingga ke bahu jalan Panglima Ghimbam.

Siak (Inmas) - Usai shalat Jum’at, (02/06/2023),  Masjid Sultan Syarif Hasyim (SSH) Islamic Center Siak sangat ramai. Bus untuk pengantaran rombongan Jemaah Calon Haji (JCH) berjejer di pelataran parkir bagian depan, dan mobil pribadi tumpah ruah hingga ke bahu jalan Panglima Ghimbam. 231 JCH kabupaten Siak berkumpul di dalam masjid mengikuti prosesi pelepasan Jamaah Calon Haji yang dirangkai dengan adat Melayu, tepuk tepung tawar, tanda pelepasan keberangkatan. Jumlah JCH tersebut terbagi ke dalam 2 Kloter, yaitu Kloter 15 sebanyak 205 orang dan Kloter 32 sebanyak 23 orang. 

Prosesi pelepasan ini disaksikan pihak keluarga JCH yang datang dari seluruh pelosok kampung se-kabupaten Siak. Begitupun tingkatan pemerintahan, dari Bupati Siak, Wakil Bupati Siak, Kepala Kankemenag Siak dan kepala OPD dan pihak kecamatan turut hadir. Sebelum memasuki waktu ‘Ashar, prosesi pelepasan usai. Sebanayak 205 JCH Kloter 15 harus berangkat menuju Embarkasi Haji Antara (EHA) Pekanbaru. Pihak Kepolisian dari Polres Siak, Satpol PP dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Siak tampak sigap memandu jemaah menuju bus ditengah ribuan keluarga dan masyarakat yang melepas keberangkatan JCH. 

Suasan haru terlihat dalam kegiatan pelepasan JCH Kabupaten Siak ini. Dimulai dari berjalan dari masjid menuju bus jemaah disambut pihak keluarga masing-masing. Mereka berpelukan, bertangis-tangisan dan saling mendoakan. Baik pihak keluarga maupun jemaah sendiri harus berpisah sementara waktu demi menunaikan ibadah haji.

Seperti dilansir pekanbaru.tribunnews, suasana masjid berubah menjadi haru. Seorang cucu yang enggan melepaskan kepergian neneknya. Ia merangkul neneknya kuat-kuat sambil sesenggukan. Seorang anak juga tampak menangis haru saat berpelukan dengan bapaknya yang ikut rombongan JCH. “Sedih juga, Bapak usianya sudah 70 tahun, berangkat naik haji. Semoga Bapak mendapatkan haji mabrur dan kembali pulang ke kampung halaman nanti,” kata Saiful, warga kecamatan Koto Gasib sambil menyeka air matanya. 

Bupati Siak, Wabup dan Kepala Kantor Kemenag Siak ikut menyaksikan pemandangan itu. Ia berdiri di halaman masjid dan melambaikan tangan saat bus-bus yang membawa JCH berangkat menuju Pekanbaru. Kepala Kantor Kemenag Siak H Erizon Efendi mengatakan, jumlah JCH kabupaten Siak 2023 ini.      

Sebanyak 231 orang yang tergabung dengan Kloter 15 dan Kloter 32. Jumlah tersebut di luar penundaan keberangkatan sebanyak 3 orang. “Kloter 15 harusnya 208 harusnya menjadi 205 orang. Sedangkan yang tergabung Kloter 32 sebanyak 23 orang,” kata Erizon. 

Selain itu ada 2 orang JCH Siak meninggal dunia, yaitu Saino Bin Salamun Warijan dan Kadar bin Mujiwal Ronodromo. Keduanya berasal dari Kecamatan Kerinci Kanan. JCH Siak yang tergabung ke dalam Kloter 32 dijadwalkan berangkat 21 Juni 2023 mendatang. JCH Siak termuda pada tahun ini adalah Farhan Ansharullah Abdullah usia 23 tahun dari kecamatan Minas. Sedangkan JCH usia tertua adalah Abu Khoir dari Pusako dan Suratmi dari Lubukdalam. Kedua JCH ini usianya 84 tahun. JCH perempuan termuda adalah Saydatur Rohmaniyah dengan usia 35 tahun berasal dari Lubukdalam. Ketua Kloter 15 adalah Toto Santoso. “JCH Siak bermalam di EHA Pekanbaru semalam, lalu berangkat menuju Saudi Arabia transit di Batam, 3 Juni 2023 besok,” kata dia. (Hd)