0 menit baca 0 %

Tasyakuran HAB Ke 78, Tari Persembahan Oleh Siswa MAN 1 Inhu

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Tarian persembahan bagi masyarakat Melayu mempunyai hubungan yang sangat erat dengan upacara-upacara atau kegiatan seremonial. Tiada acara resmi yang dihadiri oleh tamu terhormat tanpa mempersembahkan tarian persembahan tersebut.

Indragiri Hulu, (Inmas). Tarian persembahan bagi masyarakat Melayu mempunyai hubungan yang sangat erat dengan upacara-upacara atau kegiatan seremonial. Tiada acara resmi yang dihadiri oleh tamu terhormat tanpa mempersembahkan tarian persembahan tersebut. Tarian persembahan merupakan prosesi awal pada setiap acara atau kegiatan yang menjadi salah satu cara tuan rumah dalam penghormatan kepada tamu. Setelah tari persembahan selesai dilakukan barulah diikuti dengan acara selanjutnya. Dalam melakukan tarian persembahan tersebut, para penari mengawali dengan gerak lemah lembut dengan berbagai gerak tari selanjutnya menghamparkan/menyuguhkan tepak sirih yang mereka bawa kepada tamu dan pengunjung satu persatu. Seyogianyalah para tamu tersebut mengambil sirih yang dibawa oleh para penari tersebut sebagai jawaban terhadap rasa hormat tersebut. Sirih yang diambil harus dimakan atau dapat juga dengan hanya menyentuh tepak sirih yang dibawa para penari tersebut jika sang tamu bukan orang yang gemar makan sirih. Tarian persembahan memiliki filosofi tersendiri, sebagai ciri khas Melayu. Selain itu, diharapkan dapat memperkuat jati diri bangsa. Tidak lengkap rangkaian suatu acara resmi, khususnya di negeri melayu tanpa menampilkan tarian persembahan sebagai pelengkap dan penyemarak suasana.

Senin 8 Januari 2024 Panitia HAB (Hari Amal Bhakti) Kankemenag Kab. Inhu melaksanakan acara Tasyakuran HAB Ke 78 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2024. Tari persembahan sukses dibawakan oleh siswa MAN 1 Inhu.

Kepala MAN 1 Inhu Suparman, S.Ag., M.Pd menyatakan bahwa Seni Tari merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler di MAN 1 Inhu sebagai wadah untuk memperdalam pengetahuan dan wawasan peserta didik tentang  seni tari, baik tari Tradisional, Kreasi maupun Klasik yang ada di Indonesia. Tidak hanya teruntuk bagi peserta didik yang sudah mempunyai bakat saja tetapi juga terbuka lebar bagi  siswa-siswi yang ingin mempelajari tentang Seni Tari. Tujuan adanya ekstrakulikuler Seni Tari untuk memelihara dan meningkatkan pengetahuan seni tari, mengembangkan dan mengekspresikan diri melalui tari, dan menampung dan mewadahi peserta didik yang berbakat dalam seni tari, ungkap Suparman.(tulang)