0 menit baca 0 %

TEKAN ANGKA PERCERAIAN & CEGAH STUNTING SEKALIGUS UPAYA UNTUK WUJUDKAN KELUARGA SAKINAH, KUA KEC RENGAT bersama UPTD PUSKESMAS SIPAYUNG TAJA BIMWIN PRA NIKAH

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin  merupakan salah satu program yang digiatkan pada jajaran Kantor Kementerian Agama Kab/Kota melalui KUA Kecamatan dalam rangka ikhtiar pemerintah untuk menekan masih tingginya tingkat perceraian yang terjadi maupun upaya u...

Indragiri Hulu, (Inmas). Bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin  merupakan salah satu program yang digiatkan pada jajaran Kantor Kementerian Agama Kab/Kota melalui KUA Kecamatan dalam rangka ikhtiar pemerintah untuk menekan masih tingginya tingkat perceraian yang terjadi maupun upaya untuk membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.

Selasa 21 November 2023, KUA Kecamatan Rengat bekerja sama dengan UPTD Sipayung taja bimbingan perkawinan pra nikah bagi calon pengantin terhadap lima pasang catin. Kegiatan dihadiri kepala UPTD Puskesmas Sipayung Muhammad Zuhdi, SKM (sekaligus narasumber) beserta Tim Kesehatan Puskesmas Sipayung. Muhammad Zuhdi menyampaikan bahwa pasangan catin merupakan salah satu sasaran yang turut mendapatkan perhatian dalam pengentasan masalah stunting. Catin merupakan pasangan usia subur yang akan mendapatkan keturunan, sehingga diharapkan keturunan yang diperoleh sehat jasmani, memiliki kecerdasan yang tinggi, dan terbebas dari stunting.

Narasumber dari KUA Kec Rengat atas nama Penghulu Ahli Madya/Kepala KUA Amrizal, S.Ag., MH; Penghulu Ahli Madya H. Said Masnur, MA; dan Penyuluh Agama Islam Terampil Sri Hastuti, A.Ma. Materi yang disampaikan diantaranya, Manajemen Konflik Rumah Tangga; Manajemen Keuangan Keluarga; dan Generasi Berkualitas.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah guna menekan angka perceraian dengan memberikan bekal bagi calon pengantin demi meningkatkan pengetahuan, pemahaman, keterampilan tentang kehidupan berumah tangga maupun kesiapan calon pengantin secara lahir dan batin maupun kesehatan reproduksi sehingga kelak rumah tangga yang dibina dapat menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, demikian disampaikan Amrizal kepada Tim Inmas Kankemenag Kab. Inhu.(tulang)