0 menit baca 0 %

Tiga Pegawai Bidang Penmad Kanwil Kemenag Riau Lakukan Monitoring dan Evaluasi Terhadap Seksi Penmad Kemenag Kabupaten Bengkalis.

Ringkasan: BENGKALIS (Inmas) Tiga pegawai  bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Bengkalis dengan dua agenda penting terkait guru-guru madrasah yang berada dibawah naungan Kementerian Agama Kab.

BENGKALIS (Inmas) – Tiga pegawai  bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Bengkalis dengan dua agenda penting terkait guru-guru madrasah yang berada dibawah naungan Kementerian Agama Kab. Bengkalis Selasa, 04/04/2023.

 

Dua agenda penting yang di akan di monitoring sekaligus di evaluasi  (Monev) adalah terkait tunggakan pembayaran tunjangan kinerja (Tukin) guru madrasah dan percepatan pengembalian bantuan subsidi upah (BSU) yang telah diperoleh guru madrasah yang terindikasi mendapat bantuan double.

 

Hal ini diungkapkan Temmy Maradila selaku ketua Tim Monev dari tiga orang pegawai bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau (Temmy Maradilla, S.Kom, NIP. 198705192011011009, Fadilah Hazrita, SE, M. Ak, NIP. 198706232011012013, Joni Sudiana, NIP. 198506022014111002) saat memberikan keterangan terkait tujuan monitoring dan evaluasi yang akan dilakukan di seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kab. Bengkalis.

 

“Kami di sini pertama akan melakukan monitoring dan evaluasi bahwa terdapat  tunggakan pembayaran tunjangan kinerja guru madrasah dari tahun  2015 s/d 2020. Hal ini dilakukan  untuk menghitung secara pasti berapa terhutangnya  negara kepada guru madrasah yang kemudian harus dibayarkan. Kedua terkait percepatan pengembalian bantuan subsidi upah  (BSU). Berdasarkan  temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) di Kementerian Agama Republik Indonesia dimana ada guru-guru kita  terindikasi menerima bantuan double, kalau memang double diminta mengembalikan kalau ternyata tidak double silahkan mengajukan  surat pernyataan bahwa mereka tidak menerima double”.

 

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Lukman saat menerima pelaksanaan Monev Kanwil Kemenag Riau memberikan respon dengan mengatakan “Kami menyambut baik kegiatan Monev yang dilakukan oleh bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau ini. Dengan Monev ini dapat meningkatkan kevalidan data, meminalisir kesalahan penginputan data sehingga kedepannya akan dapat berjalan dengan lancar. Saya harapkan kepada staff Penmad untuk kooperatif dan transparan menginformasikan pendataan yang dibutuhkan. Kemudian kepada guru-guru yang telah menerima double bantuan dari pemerintah diharapkan kesadarannya untuk bersikap seperti kata pak Temmy tadi, sehingga data untuk pengembalian bantuan dari Kemenag Bengkalis sudah klier (Beres) begitu. “Syabas Penmad”. (hzn).