0 menit baca 0 %

Tim Itjen Kemenag RI Tinjau Kesiapan MAKN Rokan Hulu

Ringkasan: Tim Inspektorat Jenderal Kemenag RI melakukan peninjaun kesiapan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) Rokan Hulu di Desa Tali Kumain Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu pada Selasa (07/02/2023). Hal ini dilakukan mengingat pengajuan pendirian MAKN Rokan Hulu telah dimulai sejak tahun 2016 yang...

Tim Inspektorat Jenderal Kemenag RI melakukan peninjaun kesiapan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) Rokan Hulu di Desa Tali Kumain Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu pada Selasa (07/02/2023). Hal ini dilakukan mengingat pengajuan pendirian MAKN Rokan Hulu telah dimulai sejak tahun 2016 yang ditandai dengan pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut Tim Itjen Kemenag RI yang terdiri dari Ali Yuddin selaku Pengendali Teknis, Priyambodo sebagai Ketua Tim dan Abdul Fatah Suparman selaku Anggota menyampaikan bahwa mereka ditugaskan ke Rokan Hulu untuk memastikan secara 'ainul Yaqin tentang keberadaan sarana dan prasarana pendukung sehingga MAKN tersebut dapat beroperasi.

Kakankemenag Rokan Hulu H. Zulkifli, S.Ag. M. Pd.I yang turut mendampingi Tim Itjen tersebut ke lapangan menyampaikan bahwa begitu besar minat dan harapan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu akan keberadaan MAKN ini secepatnya hadir di Rokan Hulu sehingga mereka rela menghibahkan tanahnya di lokasi yang sangat strategis, di pinggir jalan raya seluas 10 hektar secara gratis kepada pemerintah melalui Kementerian Agama.

Lalu kemudian Kementerian Agama telah menyambutnya dengan tindakan nyata yaitu mengucurkan anggaran pembangunan sarana dan prasarana selama 3 tahun anggaran berturut-turut sehingga mencapai 7,2 M pada Tahun Anggaran 2016 sampai dengan 2019. Dari alokasi anggaran tersebut telah berhasil dibangun 6 lokal RKB, 4 ruang Ruang Labor, 1 unit gedung dapur/ruang makan, 1 unit gedung perpustakaan, 1 unit pos jaga dan 4 unit Rumah dinas guru. Bahkan dengan anggaran tersebut juga sudah dilengkapi mebeler siswa, guru bahkan ranjang, kasur dan almari siswa. Semua sudah ready namun tiba-tiba alokasi anggaran berhenti sejak tahun 2019 sehingga pembangunan yang semestinya untuk asrama, masjid dan gedung perkantoran tidak dapat dilanjutkan. Bahkan Izin operasional lembaganya juga tidak keluar sampai sekarang sehingga program tersebut terombang-ambing.

Lebih lanjut Kakankemenag Rohul merasa khawatir apabila Izin Operasional MAKN tersebut tidak kunjung keluar maka tras atau kepercayaan masyarakat akan hilang terhadap pemerintah. Dan gedung-gedung yang sudah ada ini akan rusak dimakan waktu dan akan sia-sia dan tidak termanfaatkan. "Oleh karena itu kami berharap dengan turunnya Tim Itjen ini kiranya akan dapat mempercepat keluarnya Izin Operasional MAKN Rokan Hulu, sehingga cita-cita kita bersama yaitu adanya Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri yang bertaraf nasional betul-betul hadir di Rokan Hulu", harapnya.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut Bapak Ali Yuddin mewakili Tim Itjen menyampaikan bahwa "semua catatan dan temuan kami ini akan kami laporkan kepada Pak Irjen dan seterusnya akan dilanjutkan kepada Bapak Dirjen Pendis, dan kita tinggal menunggu hasilnya semoga KMA tentang Pendirian MAKN Rokan Hulu ini benar-benar terwujud", jelasnya  (JF)

-------------------------------------                                                       
IG: 
@kemenag_rohul
FB: 
@kemenagrohul
YouTube: 
@kemenagrohul

-------------------------------------