Siak (Inmas)
– Kamis, (11/08/2022), Tim ZI (Zona Integritas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Siak mengikuti Rapat Persiapan ZI Tahun 2022 yang ditaja oleh Bagian Tata Usaha
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau tepatnya melalui Subbag Ortala dan KUB yang
terus berbenah mendorong terwujudnya pembangunan zona integritas di seluruh
satuan kerjanya. Untuk merealisasikan hal tersebut, Kanwil Kemenag Provinsi Riau
memberikan pendampingan kepada Kankemenag yang menjadi pilot project
pembangunan zona integritas tahun 2022 termasuk diantaranya Kankemenag
Kabupaten Siak.
Hadir dalam
rapat yang ditaja secara virtual ini, Kepala Kankemenag Siak, H. Erizon Efendi,
S.Ag., M.Pd, Kepala Subbag TU Kankemenag Siak, Drs. H. Nursya yang juga
merupakan Ketua ZI Kankemenag Siak dan Salmiwati, S.HI dari bagian Ortala dan
KUB Kankemenag Siak serta Satker Madrasah yang berada di bawah Kankemenag Siak.
Dalam kegiatan ini, Tim ZI mengikuti pemantapan Zona Integritas bahwa untuk
mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih
Melayani (WBBM) maka satker pengusung ZI harus mengupayakan perubahan pada 6
area, yakni : manajemen perubahan; penataan tatalaksana; penataan sistem
manajemen SDM; penguatan akuntabilitas; penguatan pengawasan; dan peningkatan
kualitas layanan publik.
Dalam
kesempatan tersebut, H. Erizon Efendi selaku Kepala Kankemenag Siak
menyampaikan agar Tim ZI bekerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas dalam
mempersiapkan seluruh dokumen dan eviden dalam rangka pencanangan pembangunan
Zona Integritas di lingkungan Kankemenag Kabupaten Siak, dengan kata lain
seluruh Tim ZI agar bekerja efektif, efisien, berdaya guna dan berhasil guna.
Drs. H. Nursya selaku Ketua Tim ZI Kankemenag Siak ketika dikonfirmasi Inmas Kankemenag Siak menyampaikan bahwa Kantor Kemenag Kabupaten Siak yang selalu lolos pada penilaian tahap pertama menjelaskan bahwa Tim ZI di Kankemenag Siak sudah melaksanakan sebagian dari 6 area ini, hanya tinggal menyempurnakan yang belum dilaksanakan.
Sementara itu, Salmiwati selaku penanggungjawab bagian Ortala dan KUB Kankemenag Siak dan juga operator ZI Kankemenag Siak menyimpulkan dari kegiatan ini, setidaknya, terdapat beberapa kunci keberhasilan dalam membangun zona integritas, yakni: perubahan mindset dan komitmen pimpinan, kemudahan pelayanan, program yang menyentuh masyarakat, monitoring dan evaluasi, dan manajemen media. Melalui pendampingan yang diberikan oleh Subbag Ortala dan KUB Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Riau ini, diharapkan Tim ZI yang mengikuti kegiatan pemantapan pilot project ZI dapat memenuhi evidence serta kelengkapan menuju terwujudnya WBK dan WBBM. (Hd)