Pekanbaru (Inmas). Tim Seksi Pendidikan Madrasah kembali melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Madrasah di beberapa madrasah tsanawiyah, yakni MTs An-Najah dan MTs Bustanul Ulum, Selasa (10/5). Monitoring dilakukan oleh Helda Munirah, M.Pd, Nuradila Arazi, S.IP dan Nova Widia Sari, Staff Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Pekanbaru.
Ujian Madrasah yang dilaksanakan di MTs An-Najah diikuti 53 siswa, yang terbagi dalam 3 ruang ujian. Terdapat 3 siswa tidak bisa hadir karena sakit. “Alhamdulillah tahun ini kita coba melaksanakan UM menggunakan metode yang berbeda, yakni dengan metode CBT. Ini cukup membantu mempermudah dalam proses rekap hasil jawaban siswa dan efisien dalam waktu. Untuk siswa kita yang tidak hadir, apakah karena sakit, dan juga karena mudik, nantinya akan mengikuti ujian susulan pada tanggal 17-18 Mei 2022.” Ungkap Afrial, M.Pd, kepala MTS An-Najah.
Sementara itu, UM yang dilaksanakan di MTs Bustanul Ulum Pekanbaru diikuti 179 siswa. Älhamdulillah seluruh siswa hadir mengikuti UM dari hari pertama kemarin.”Jelas Tantri Widikati, S.Pd selaku kepala madrasah. UM dilaksanakan dengan moda luring, yakni dengan tes tertulis, praktik dimana setiap ruangan ditempatkan 2 orang pengawas uiian. Mata pelajaran yang diujikan satu hari hanya 2 mata pelajaran. Selama proses ujian berlangsung, prokes guru dan siswa tetap diterapkan secara ketat sesuai dengan Kepdirjen Pendis No.455 Tahun 2022 tentang POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2021/2022 (hm)
Ujian Madrasah di MTs An-Najah dan MTs Bustanul Ulum
Ringkasan:
Pekanbaru (Inmas). Tim Seksi Pendidikan Madrasah kembali melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Madrasah di beberapa madrasah tsanawiyah, yakni MTs An-Najah dan MTs Bustanul Ulum, Selasa (10/5). Monitoring dilakukan oleh Helda Munirah, M.Pd, Nuradila Arazi, S.IP dan Nova Widia Sari, Staff Seksi Pend...