Pinggir (Inmas) - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Muhajirin Kecamatan Pinggir adalah salah satu madrasah tingkat dasar yang terletak di desa Muara Basung Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Riau. Madrasah ini dikenal sebagai salah satu instansi yang konsisten dalam menjadikan Al-Quran sebagai pusat pendidikan. Salah satu kegiatan yang dilakukan untuk membangun generasi Qurani adalah dengan mengadakan ujian tahfidz munaqosah yang dilaksanakan pada Selasa, 6 Juni 2023.
Ujian tahfidz Munaqosah merupakan salah satu bentuk evaluasi yang dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan santri dalam menghafal dan membaca Al-Quran dengan baik. Dalam ujian tahfidz Munaqosah, siswa akan diuji dalam dua hal yaitu hafalan dan bacaan. Hafalan yang diuji meliputi hafalan surat-surat dan hafalan Juz, yang diuji oleh Ibu Surya Ningsih, S.Pd, Ibu Ragil Sri Wahyuni, Bapak Khairul Amri, S.Pd dan Bapak Rudiansyah, S.Pd.I,.MM, sedangkan untuk bacaan diuji dengan membaca beberapa ayat tertentu dari Al-Quran secara bacaan tartil.
Kegiatan ujian tahfidz Munaqosah di MI Al-Muhajirin Kecamatan Pinggir ini diadakan pada setiap akhir semester. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk evaluasi bagi para santri dan sebagai wadah bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam menghafal dan membaca Al-Quran dengan baik. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai sarana bagi para santri untuk mengevaluasi diri sendiri dan meningkatkan kemampuan mereka dalam menghafal dan membaca Al-Quran.
Ujian tahfidz Munaqosah di MI Al-Muhajirin juga memberikan penghargaan bagi para santri yang berhasil meraih prestasi dalam kegiatan ini. Prestasi ini diberikan berdasarkan kategori Hafalan dan kategori tingkat kelas. Para santri yang berhasil meraih prestasi akan diberikan hadiah dan sertifikat serta dilaksanakannya wisuda Tahfidz Qur'an sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan kerja keras mereka dalam menghafal dan membaca Al-Quran.
Bapak Khairul Amri selaku Kepala Madrasah menyampaikan "melalui kegiatan ujian tahfidz Munaqosah, MI Al-Muhajirin Kecamatan Pinggir berharap para santri dapat terus memperdalam pemahaman dan koneksi mereka dengan Al-Quran. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan bagi para santri untuk menjadi generasi Qur'ani yang dapat menjadi teladan bagi masyarakat sekitar. Dengan kegiatan ini, diharapkan akan lahir generasi Qurani yang tangguh, berakhlak mulia, dan dapat membawa perubahan positif untuk bangsa dan agama" Sebut beliau. (HUMAS MJ)