0 menit baca 0 %

UJIAN SEMESTER GENAP MDTA, KEMENAG INHU UTUS STAF SEKSI PD. PONTREN SUNARYO, S.Pd.I UNTUK MONITORING & EVALUASI PELAKSANAANYA

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam non formal di bawah naungan Kementerian Agama RI yang menyelenggarakan pendidikan Islam sebagai pelengkap bagi peserta didik pada lembaga pendidikan umum Sekolah Dasar (SD), dimana prose...

Indragiri Hulu, (Inmas). Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam non formal di bawah naungan Kementerian Agama RI yang menyelenggarakan pendidikan Islam sebagai pelengkap bagi peserta didik pada lembaga pendidikan umum Sekolah Dasar (SD), dimana proses pembelajarannya selama empat tahun, yaitu kelas 2 pada SD, menjadi kelas 1 pada MDTA, sehingga peserta didik pada kelas 5 SD sudah menamatkan pembelajarannya di MDTA dan tidak mengganggu jadwal persiapan peserta didik dalam menghadapi ujian akhir kelas 6 SD.
Kurikulum yang digunakan dalam penyelenggaraan MDTA yaitu kurikulum inti meliputi mata pelajaran Al-Quran, Hadist, Aqidah, Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam/Tarikh, Bahasa Arab dan Praktek Ibadah.
Bahwa dalam rangka pelaksanaan Ujian Semester Genap Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah Tahun Pelajaran 2022/2023 di Kabupaten Indragiri Hulu, maka perlu dilaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaannya.
Senin, 22 Mei 2023, dengan surat tugas nomor: B-628/Kk.04.1/1/Kp.02.3/05/2023, Staf Seksi PD. Pontren Kankemenag Kab. Inhu Sunaryo, S.Pd.I melaksanakan tugas monitoring dan evaluasi di MDTA Al Huda Terpadu SDN 001 Japura, Kec. Lirik.
Kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu disampaikan Sunaryo bahwasanya ujian berjalan tertib dan lancar dengan suasana yang nyaman, sehingga peserta didik bisa fokus menyelesaikan soal-soal ujiannya.
Selanjutnya dikatakannya bahwa monitoring suatu kegiatan sangat penting dilakukan, disamping untuk mengetahui  dan memastikan penyelenggaraan ujian akhir berjalan lancar, tertib dan aman, juga sebagai bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan mutu serta kualitas penyelenggaraan ujian pada semester berikutnya, tambah Sunaryo.(tulang)