Indragiri Hulu, (Inmas). Stunting adalah gangguan pertumbuhan di mana anak tidak tumbuh tinggi seperti anak seusianya atau disebut juga dengan kerdil akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu panjang.
Beberapa faktor penyebab stunting antara lain: kemiskinan, pernikahan dini; pola asuh keluarga balita/asupan makanan balita tidak tepat; ibu hamil dan remaja putri kurang gizi; jaminan pelayanan kesehatan, serta kurangnya akses sanitasi dan air bersih.
Sangat penting diupayakan percepatan penurunan stunting, karena stunting mempengaruhi perkembangan otak anak yang berdampak pada gagal tumbuh dan hambatan perkembangan kognitif dan motoric, dapat menurunkan produktivitas SDM pada masa 15 tahun mendatang, serta berdampak pada potensi kerugian ekonomi dari rendahnya produktivitas SDM. Maka oleh karena itu, penurunan stunting membutuhkan kolaborasi multi-pihak dan lintas sektor, dimulai dengan penguatan kelembagaan pengelolaan stunting dari level pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa dan lembaga non-pemerintah yang terkait.
Terkait dengan hal tersebut, pada hari Selasa 27 September 2022, Penghulu Muda/Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Rengat Barat Yusrianto, S.H.I., MH melaksanakan Koordinasi dan Konsultasi kepada Baznas Kab. Inhu diwakili oleh Kepala Pelaksana Abdul Halim, S.H.I terkait dengan Bantuan Program Kesehatan Bagi Masyarakat untuk Anak Stunting (dari keluarga kategori fakir miskin) dan Bantuan/Bingkisan Paket Ibadah Bagi Mualaf di Kec. Rengat Barat.
Kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu disampaikan Yusrianto bahwasanya Baznas Kab. Inhu merespon serta mendukung program tersebut.(tulang)
UNTUK ATASI MASALAH STUNTING & BANTUAN BAGI MUALAF, KA.KUA KEC RENGAT BARAT YUSRIANTO, S.H.I JALIN KERJASAMA DENGAN BAZNAS INHU
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Stunting adalah gangguan pertumbuhan di mana anak tidak tumbuh tinggi seperti anak seusianya atau disebut juga dengan kerdil akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu panjang. Beberapa faktor penyebab stunting antara lain: kemiskinan, pernikahan dini; pola asuh keluarga bali...