Tembilahan (Inmas) - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir H. Harun, S. Ag., M. Pd, beserta Kasubag Tata Usaha H. Zainal Abidin, S. Ag., M. Pd, Kasi dan Penyelenggara, Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hilir, perwakilan Pegawai ASN dan Non ASN dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir serta Forkopimda Kabupaten Indragiri Hilir, pimpinan Pondok Pesantren se Kabupaten Indragiri Hilir serta Tokoh Masyarakat turut hadir pada Upacara dalam memperingati Hari Santri Nasional 2023.
Bupati Indragiri Hilir HM Wardan bertindak sebagai Pembina Upacara. Peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Kabupaten Indragiri Hilir turut mengusung tema "Jihad Santri, Jayakan Negeri" yang dilaksanakan di lapangan Gajah Mada Tembilahan. Senin, 30 Oktober 2023.
Pada sambutannya HM Wardan memberikan pesan untuk terus mengobarkan semangat yang ada pada dalam diri santri, dan terus bergerak maju dalam memberi manfaat pada ummat di negeri ini.
“Kita harus tetap mengobarkan semangat perjuangan jihad di dalam hati kita. Dengan berjuang dalam jihad, kita akan terus bergerak dalam memberi manfaat pada Ummat di negeri ini. Semangat jihad itupun akan membuat kita semakin mempererat rasa persatuan kita” ujarnya.
Tema “Jihad Santri, Jayakan Negeri” ini dipilih dalam rangka merayakan semangat serta dedikasi yang dilakukan santri dalam berjuang memerangi kebodohan dengan berjuang dibidang Pendidikan. Peran santri menjadi semakin penting karena menjadi kekuatan dalam penyampaian ilmu keagamaan dalam menciptakan peradaban bangsa dengan akhlak yang mulia.
Peringatan Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2015 dengan merujuk pada lahirnya gagasan “Revolusi Jihad” tentang fatwa kewajiban dalam berjihad dalam mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara itu Kepala kantor kementrian agama Kabupaten Indragiri Hilir, H Harun mengatakan santri memiliki peran penting dalam pembangunan negeri ini, selain itu santri juga memiliki kontribusi besar dalam membawa kemajuan, untuk kebaikan bangsa ini.
"Santri adalah sosok yang luar biasa mereka tetap berkomitmen untuk belajar agama, Moralitas dan juga ilmu agama, mereka adalah pilar penting bagi bangsa dan negara ini,"katanya.
Menurutnya, santri adalah agen perubahan yang menjalani jihad kehidupan untuk menjalani kualitas hidup mereka dan masyarakat, Jihad santri bukanlah jihad dalam artian konflik bersenjata, tapi berjuang untuk memajukan bangsa melalui pendidikan kepada bangsa dan Negara, agama dan masyarakat.
“inilah bentuk jihad yang paling mulia yang telah menginspirasi generasi-generasi sejak lama, santri adalah garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur, Toleransi dan persatuan, santri mempraktekan nilai-nilai agama dengan integritas dan kesungguhan yang dapat menjadi contoh bagi kita semua,”ujarnya. ***(Ria/Utar/Hendra)