0 menit baca 0 %

UPAYA UNTUK WUJUDKAN KELUARGA SAKINAH, AGAN ALIYUDIN MURTADLO (PAI NON PNS) BIMBINGAN PRA NIKAH/SUSCATIN

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Rendahnya pemahaman suami-istri terhadap lembaga perkawinan/rumah tangga atau semakin diperparah dengan lemahnya kesiapan mental khususnya bagi pengantin baru, mengakibatkan keputusan bercerai menjadi jalan pintas dari penyelesaian persoalan/konflik rumah tangganya.Untuk itu...

Indragiri Hulu, (Inmas). Rendahnya pemahaman suami-istri terhadap lembaga perkawinan/rumah tangga atau semakin diperparah dengan lemahnya kesiapan mental khususnya bagi pengantin baru, mengakibatkan keputusan bercerai menjadi jalan pintas dari penyelesaian persoalan/konflik rumah tangganya.
Untuk itu, sebelum pelaksanaan akad nikah calon pengantin harus sudah memiliki kematangan mental maupun pengetahuan tentang liku-liku dalam rumah tangga. Untuk itu, sebelum pelaksanaan pelayanan pencatatan akad nikah, Kantor Urusan Agama Kecamatan terlebih dahulu memberikan bekal pengetahuan rumah tangga melalui suscatin (kursus calon pengantin) sebagai upaya untuk mewujudkan keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah.
Dalam pelaksanaannya, KUA Kecamatan tidak hanya menunjuk Penghulu sebagai narasumber, melainkan melibatkan Penyuluh Agama Islam untuk melaksanakan kegiatan pra-nikah tersebut.
Jum’at 9 September 2022, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Batang Cenaku atas nama Agan Aliyudin Al Murtadlo melaksanakan bimbingan perkawinan pra nikah/kursus calon pengantin terhadap lima (5) pasang calon pengantin atas nama:
1. Tri Saputra dengan Meriani (warga desa Kuala Kilan).
2. Muhammad Ardhi Farhan dengan Vina Septiani (warga desa Aur Cina).
3. Al Muslim dengan Yoges Karmila (warga desa Talang Mulya).
4. Ahmad Purnomo dengan Kasriti (warga desa Petaling Jaya(.
5. Turmudi dengan Sukini (warga desa Kuala Gading).
Suscatin (kursus calon pengantin) adalah pemberian bekal pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam waktu singkat kepada catin (calon pengantin).
Materi suscatin antara lain, tata cara dan prosedur perkawinan, pengetahuan agama, peraturan perundang-undangan dibidang perkawinan dan keluarga, kesehatan dan reproduksi, manajemen keluarga, psikologi perkawinan dan keluarga serta hak dan kewajiban suami istri.
Semoga dengan pelaksanaan bimbingan perkawinan pra nikah/suscatin tersebut dapat menjadi bahagian dalam mewujudkan impian catin tersebut untuk menjadi keluarga yang sakinah, demikian disampaikan Agan.(tulang)