BANTAN (Inmas) – MA.
Al-Hidayah menerima kunjungan dari UPT Puskesmas Pambang Kecamatan Bantan dalam
rangka Pembinaan Saka Bakti Husada (SBH). Senin, 29 Mei 2023
Satuan Karya Pramuka Bakti
Husada yaitu Satuan Karya Pramuka yang merupakan wadah kegiatan untuk
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang kesehatan yang
dapat diterapkan dalam diri, keluarga, lingkungan dan mengembangkan lapangan
pekerjaan di bidang kewirausahaan, Saka Bakti Husada memiliki enam krida yaitu
Krida Bina Keluarga, Krida Bina Lingkungan Sehat, Krida Penanggulangan
Penyakit, Krida Bina Gizi, Krida Bina Obat dan Krida Bina Perilaku Hidup Bersih
dan Sehat. Keenam krida ini dikembangkan melalui upaya pelaksanaan kegiatan
dalam menjawab tantangan dan solusi permasalahan di bidang kesehatan.
Kegiatan ini diadakan di
ruang sekolah kelas 12 MA. Al-Hidayah dan di ikuti sebanyak 35 orang siswa.
Kegiatan ini dimulai dari jam 10.00 Wib sampai dengan jam 11.30 Wib. Antusiasme
siswa terlihat pada saat mendengarkan penjelasan dari pihak UPT Puskesmas
Pambang karena ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya. UPT Puskesmas
Pambang memiliki tenaga medis dan mereka akan berperan sebagai pembina dari
siswa yang ikut dalam kegiatan Saka Bakti Husada (SBH). Dimana nanti setelah
mengikuti kegiatan dan pelatihan yang telah ditentukan oleh Pihak penyelenggara
maka siswa yang lulus dalam menjalani kegiatan lebih kurang 6 bulan ini akan
berhak menggunakan tanda Saka di baju pramukanya.
Guru MA. Al-Hidayah Ibuk
Supami, S.Pd.I menyatakan bahwa kedatangan UPT Puskesmas Pambang sudah
diketahui sebelumnya karena telah dikonfirmasi melalui surat untuk berkunjung
dan melakukan sosialisasi.
“UPT Puskesmas Pambang satu
hari sebelum kedatangannya sudah mengkonfirmasi melalui surat dengan nomor
445/UPT-TU/2023/493 yang tertanggal 20 Mei 2023, dengan maksud kedatangan
mereka melakukan sosialisasi dan pembinaan Saka Bakti Husada yang merupakan
kegiatan kesehatan yang terintegrasi dengan gerakan pramuka”. Ujar Supami.
Saka Bakti Husada memiliki
peran yang sangat strategis dalam memberikan edukasi dan sosialisasi kepada
masyarakat dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Anggota Saka Bakti
Husada dapat menjadi contoh (role model), penyambung informasi, edukator dan
pendamping di masyarakat dalam pencegahan penyakit. Anggota Saka Bakti Husada
juga diharapkan dapat menjadi pelopor kesehatan dimulai dari diri sendiri,
keluarga maupun masyarakat.
Pembinaan dan pengembangan
SBH dilakukan secara terus menerus dan terintegrasi dengan melibatkan banyak
pihak. Krida-krida serta kecakapan dalam Saka Bakti Husada diharapkan dapat
menjadi bekal ketrampilan anggota SBH dalam melakukan peran serta dalam
masyarakat di bidang kesehatan. Peran yang diberikan SBH telah dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat dan meningkatkan citra Gerakan Pramuka dengan
menjadi pelopor hidup bersih dan sehat hingga menjadi kader penggerak
pembangunan kesehatan yang membantu percepatan pencapaian cakupan upaya
kesehatan,
Selanjutnya, optimalisasi
pembinaan dan pengembangan SBH dilakukan secara terus menerus dan terintegrasi
dengan melibatkan banyak pihak. Melalui krida-krida serta kecakapan dalam SBH
diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan anggota SBH dalam meningkatkan
peran serta masyarakat di bidang kesehatan termasuk dalam penggerakan Gerakan
Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS)