Indragiri Hulu, (Inmas). Kondisi kekurangan sel darah merah di dalam tubuh atau yang dikenal dengan anemia bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak remaja. Namun, dibandingkan remaja putra, remaja putri berisiko lebih tinggi mengalami anemia. Salah satu alasannya karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya.
Menstruasi bulanan menyebabkan para remaja putri mudah mengalami anemia, yaitu kondisi dimana sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari biasanya. Sehingga membuat tubuh lebih mudah lemas dan mudah untuk pingsan.
Tidak berhenti sampai disitu, dampak anemia juga menyebabkan para remaja putri mengalami berbagai kondisi seperti: penurunan imunitas sehingga lebih rentan terpapar berbagai penyakit infeksi; penurunan konsentrasi belajar di kelas; penurunan prestasi di sekolah; serta penurunan kebugaran dan produktivitas kerja.
Melihat kondisi demikian, maka upaya pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi penting untuk diberikan untuk remaja putri dalam proses pertumbuhannya.
Selasa 11 Oktober 2022, Tim Kesehatan UPTD. Puskesmas Sungai Lala melaksanakan kegiatan pendampingan/pemberian TTD pada remaja putri MA Swasta Ponpes Asy-Syaakiriin Sungai Lala sekaligus evaluasi pemberian TTD yang telah dilaksanakan pada periode sebelumnya.
Selain untuk meminimalisir potensi anemia, pemberian TTD juga untuk mempersiapkan kesehatan remaja putri pada saat sebelum menjadi seorang ibu, dimana kelak remaja putri ini bila saatnya nanti akan menjadi seorang ibu terhindar dari melahirkan bayi dengan tubuh pendek (stunting) atau berat badan lahir rendah (BBLR). Dengan minum TTD secara rutin, diharapkan mampu mengurangi potensi anemia dan lahirnya bayi dalam keadaan stunting dari para ibu di Indonesia, sehingga terciptanya generasi muda penerus bangsa yang sehat dan kuat, ujar salah seorang anggota tim kesehatan Puskesmas Sungai Lala.(tulang)
UPTD. PUSKESMAS SUNGAI LALA PEMBERIAN TTD SISWI MA ASY-SYAAKIRIIN
Ringkasan:
Indragiri Hulu, (Inmas). Kondisi kekurangan sel darah merah di dalam tubuh atau yang dikenal dengan anemia bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak remaja. Namun, dibandingkan remaja putra, remaja putri berisiko lebih tinggi mengalami anemia. Salah satu alasannya karena remaja putri mengalami men...