Kuansing (Inmas) Momentum perayaan malam pergantian tahun baru 2024 Masehi sudah berlalu. Tradisi perayaan malam pergantian tahun itu telah dirayakan oleh hampir semua kalangan dari seluruh penjuru dunia.
Masyarakat cenderung larut dalam suka cita menghabiskan waktu semalam penuh dengan berbagai aktifitas yang menghibur dengan pesta dan hura-hura. Padahal sebenarnya ada banyak pilihan cara untuk menyambut malam pergantian waktu tersebut.
"Misalnya dengan melakukan kegiatan positif yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat seperti dengan muhasabah atau instropeksi diri," demikian penyampaian Khutbah Jum'at URH (Ustadz Riyon Hartono) di Masjid Nurul Ulya Desa Banjar Padang, Kec. Kuantan Mudik, Jum'at (05/01/2024).
Lebih lanjut URH, Penyuluh Agama Islam Kuantan Mudik ini mengatakan bahwa momentum pergantian tahun baru memiliki makna dan hikmah yang mendalam. Jika disikapi dengan maksimalkan, maka akan membuahkan kesuksesan dan keberkahan dalam kehidupan.
"Bergantinya tahun baru ini mestinya dijadikan sebagai waktu untuk melakukan muhasabah, evaluasi, introspeksi diri, terhadap perjalanan hidup selama ini agar ke depan lebih baik lagi. Jangan sampai dengan terus berjalannya waktu, kita tidak mampu mengambil ibrah, hikmah, dan pengalaman darinya," terang URH.
"Dengan merenungkan perbuatan yang telah kita lakukan di tahun lalu, maka kita bisa meninggalkan hal-hal yang tidak baik (negatif) dan mengambil sisi-sisi kebaikan (positif) sebagai bekal untuk menghadapi masa depan yang lebih baik," tutur URH. (YZG)