0 menit baca 0 %

USAI MENGIKUTI BABAK FINAL PILDACIL TINGKAT NASIONAL, PESERTA DIDIK MIN 1 INHU DIUNDANG UNTUK MENGISI SANTAPAN ROHANI RAMADHAN

Ringkasan: Indragiri Hulu, (Inmas). Berdasarkan surat Panitia Pelaksana PGSD Present VI Se-Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Nomor: 23/SU/Panpel-PP/HP10/FV/KE/III/2022, Tanggal: 30 Maret 2022, Hal: Undangan, maka Peserta didik MIN 1 Inhu atas nama Muh...

Indragiri Hulu, (Inmas). Berdasarkan surat Panitia Pelaksana PGSD Present VI Se-Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Nomor: 23/SU/Panpel-PP/HP10/FV/KE/III/2022, Tanggal: 30 Maret 2022, Hal: Undangan, maka Peserta didik MIN 1 Inhu atas nama Muhammad Liwaul Karomah Budiman Lolos Babak Final Pildacil Tingkat Nasional pada PGSD Present IV Tahun 2022.
Selanjutnya, sehubungan dengan pelaksanaan acara PGSD Present VI Tingkat Nasional yang ditaja oleh Himpunan Mahasiswa Progra Studi Pendidikan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau, dengan tema “Menciptakan Laskar Muda yang Produktif (Profesional, Edukatif dan Inspiratif) Menghadapi Era Bonus Demografi di Masa yang Akan Datang” peserta didik tersebut pada hari Jum’at 1 April 2022 mengikuti Babak Final Tingkat Nasional, tempat di Microteaching Kampus UNRI Panam, Jalan Binawidya  KM. 12,5 Simpang Baru –Pekanbaru.
Upaya maksimal serta diiringi doa telah dilakukan namun belum menjadi yang terbaik. Alhamdulillah, Muhammad Liwaul Karomah Budiman hanya meraih Harapan III, ujar Kepala MIN 1 Inhu, Yeni Suryani Samaun, M.Pd yang ikut mendampingi peserta didik bersama Guru Pembimbing Nina Angraini, S.Pd.
Selanjutnya pada hari Ahad 3 April 2021/1 Ramadhan 1443 H, M. Liwaul Karomah Budiman diundang pengurus Masjid di Pekanbaru untuk mengisi ceramah agama/santapan rohani ramadhan menjelang pelaksanaan shalat tarawih.
Alhamdulillah, Muhammad Liwaul Karomah Budiman telah tampil di salah satu masjid di Pekanbaru, semoga bakat maupun kemampuannya terus meningkat sehingga ke depannya menjadi mubaligh yang hebat/terkenal sebagaimana cita-cita yang diinginkannya, demikian disampaikan Yeni Suryani Samaun mewakili kedua orang tua anak didiknya tersebut.(tulang)