Dumai (Inmas) – Kantor
Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai mendukung penuh keberhasilan Program
Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar), sebuah program yang digagas oleh Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di
Indonesia dengan sasaran pelajar dan generasi milenial.
Hal ini disampaikan Kepala Seksi
(Kasi) Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai dalam hal
ini diwakili Plh. Kepala Seksi Nurasiah Fitriana Pohan, S.Ag pada saat menghadiri
Acara Sosialisasi Program Kejar kepada Kepala Sekolah se-Kota Dumai dan Soft
Launching Bank Mini Bank Riau Kepri (
“Kami menyambut baik inisiatif
OJK dalam program Kejar untuk pelajar se Kota Dumai,” ucap Plh. Kepala Seksi
Nurasiah Fitriana Pohan, S.Ag saat ditemui Humas Zulfahmi Arief, S.Sos usai
acara tersebut.
Menurutnya, penyediaan akses
keuangan untuk masyarakat termasuk untuk pelajar merupakan tanggung jawab semua
pihak, karena inklusi keuangan merupakan bagian penting dalam upaya pemulihan
ekonomi dan pemerataan pendapatan.Â
“Kami berharap, semoga melalui
program ini kekuatan literasi finansial disetiap pelajar kita menjadi lebih
kokoh dan memiliki pengalaman langsung dalam pengelolaan keuangan yang terhubung
dengan lembaga jasa keuangan,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama
Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah, Andi Buchari mengatakan, program
KEJAR ini adalah implementasi Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 26 Tahun 2019
tentang Hari Indonesia Menabung, Bank Riau Kepri melaksanakan program KEJAR
Tahun 2022 yang dikoordinir oleh OJK.
Ia juga mengungkapkan, Bank Riau
Kepri tengah mengikuti kegiatan yang bertajuk Kejar Prestasi Generasi Muda
Indonesia (Kreasimuda) dengan melaksanakan dua kegiatan, yaitu Bank dengan
Implementasi Kejar Terbaik dan Bank Terinovatif dalam Implementasi Kejar.
“Untuk kegiatan Bank dengan
Implementasi Kejar Terbaik, BRK telah melakukan pembukaan rekening Tabungan
Simpanan Pelajar (Simpel) selama bulan program Kreasimuda dari bulan Juli
sampai dengan Agustus. Sebanyak 22.000 rekening Simpel baru di Provinsi Riau.
Untuk Kota Dumai pembukaan rekening di BRK sebanyak 1015 Rekening dan untuk dana
setoran awal ditanggung BRK,” ungkap Andi.
Sedangkan untuk kegiatan Bank
Terinovatif dalam Implementasi Kejar, Andi menjelaskan bahwa BRK bekerjasama
dengan sekolah terpilih yang ada di Provinsi Riau melaksanakan layanan bank
mini dengan menggandeng pihak sekolah atau guru untuk menjadi agen laku pandai
BRK dalam sistem pengoprasian bank mininya, yang diberi nama BRK
Champion.Â
“Diharapkan BRK Champion dapat
menjadi perpanjangan tangan BRK dalam layanan jasa perbankan untuk pelajar di
sekolah-sekolah yang ada di Provinsi Riau khususnya di Kota Dumai,”
sebutnya.
Disisi lain, Deputi Direktur
Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Riau Elvira Azwan mengatakan, perluasan
akses keuangan untuk pelajar, yang dibarengi dengan upaya literasi keuangan dan
perlindungan konsumen, sangatlah strategis. Menurut dia, hal ini sejalan dengan
upaya pemerintah untuk mencapai tingkat inklusi keuangan sebesar 90 persen pada
tahun 2024.
“Program Kejar yang digalakkan
OJK diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan khususnya kepada para
pelajar sehingga mereka dapat menanamkan budaya menabung sejak dini yang
kemudian dapat dirasakan manfaatnya di kemudian hari,” pungkasnya.
Turut hadir Kepala Bagian
Penelitian dan Pengembangan Inklusi OJK, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov
Riau, Asisten Prekonomian dan Pembangunan Setdako Dumai, Kepala Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Pimpinan BRK Cabang Dumai, dan Kepala
Sekolah se-Kota Dumai. (Arief)