0 menit baca 0 %

Wujud Simpati dan Solidaritas untuk Korban Bencana, MIN 1 Dumai Galang Bantuan dan Do’a Bersama

Ringkasan: Dumai (Kemenag) - Tahun 2025 menjadi salah satu periode penuh ujian bagi Indonesia. Sejumlah kejadian di berbagai daerah, mulai dari gempa bumi, banjir bandang, hingga aktivitas gunung berapi yang kembali meningkat. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga me...

Dumai (Kemenag) - Tahun 2025 menjadi salah satu periode penuh ujian bagi Indonesia. Sejumlah kejadian di berbagai daerah, mulai dari gempa bumi, banjir bandang, hingga aktivitas gunung berapi yang kembali meningkat. 

Dampak yang ditimbulkan tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis keluarga, terutama anak-anak.

Menjelang akhir November 2025, sejumlah wilayah di Sumatera menghadapi banjir besar yang disebut sebagai salah satu bencana hidrometeorologi paling mematikan dalam satu dekade terakhir.

Musibah banjir dan longsor di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, serta Provinsi lainnya di Indonesia yang mengakibatkan korban jiwa, kerugian harta, termasuk pada Lembaga Pendidikan Keagamaan, Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama, juga tempat ibadah maka Kementerian Agama Kota Dumai menggalang bantuan sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas terhadap bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai Provinsi di Indonesia.

Kepala MIN 1 Kota Dumai H. Harianto menyampaikan duka dan simpati pada korban banjir dan longsor, dan mendo’akan semoga bencana cepat berlalu dan segala kerusakan dan kerugian mendapatkan bantuan dari semua pihak.

“Mari kita galang bantuan untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana, sebagai wujud simpati dan solidaritas sebagai bangsa Indonesia dan mendo’akan semoga mereka tabah, diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini dan bencana segera berakhir”, ucap H. Harianto.

Untuk itu, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Dumai menggalang dana bantuan untuk simpati dan solidaritas terhadap korban bencana banjir dan longsor yang terjadi saat ini. Bantuan dihimpun dari Guru, Tenaga Kependidikan, dan siswa-siswi MIN 1 Kota Dumai. Dan seluruh dana yang terkumpul diserahkan kepada Kementerian Agama Kota Dumai pada Jum’at (05/12/2025) melalui Rekening/Penanggung Jawab Bantuan. (Erni/Azi/Arief)