Dumai (Inmas) – Kepala Kantor
(Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai dalam hal ini diwakili oleh
Pengawas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai Suharsana, S.Pd
menghadiri Rapat Konsolidasi Kelembagaan Dalam Rangka Mewujudkan Dumai Tanggap
Narkoba, untuk mewujudkan Kota Dumai bebas dari Zat Narkoba, yang ditaja oleh Badan
Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai.
Dalam sambutannya, Kepala BNN
Kota Dumai, Thamrin Parulian, SH menegaskan sudah saatnya antar lembaga bersatu
memerangi peredaraan Narkoba.”Tidak ada kata jenuh memerangi Narkoba, mari kita
habisi mereka,” sebutnya di Hotel The Zuri, Rabu (21/09/2022).Â
Karena saat ini, lanjut Thamrin,
peredaraan Narkoba sudah sangat luar biasa memasuki wilayah Indonesia khususnya
Kota Dumai. “Hal ini terbukti banyak tangkapan Narkoba yang diantar oleh para
kurir Narkoba dan banyak tertangkap akhir-akhir ini,” ujarnya.
Begitu kurir tertangkap, anehnya
mereka tidak mau buka suara siapa dalang atau toke Narkoba sesungguhnya. “Para
kurir itu sangat pandai menyimpan rahasia,” terangnya.
Dengan gaya bandar Narkoba
bermacam tingkahnya itu dan metodenya. ”Jelas kita tak akan tinggal diam, kita
bersama antar instansi terkait tak akan kasih kendor ke para bandar Narkoba
yang ingin generasi kita hancur, lalu mereka menikmati keuntungan berlipat
ganda dibalik penjualan Narkoba itu,” ujarnya.
Untuk itu, dalam memberantas
Narkoba ini. “Kita jangan lelah dan jangan kasih kendor kepada mereka. Percayalah
Allah membela yang benar dan menumpas yang batil, selagi kita terus kuat dan
terus berusaha dalam mencegah peredaraan Narkoba. Percayalah lambat laun
peredaraan Narkoba ini akan hilang di bumi pertiwi ini,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Badan
Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Eko Wardoyo mengatakan dalam mencegah
peredaraan Narkoba semua elemen masyarakat bersatu memeranginya.Â
“Masyarakat mempunyai hak
melaporkan kepada instansi terkait kalau di lingkungannya ada indikasi pengedar
atau pemakai Narkoba. Itu sudah diatur dalam undang-undang,” jelas Eko.Â
Dalam rapat konsolidasi tersebut
dihadiri oleh berbagai utusan instansi, seperti instansi BPOM, Kesbangpol,
Dinas Sosial, Diskominfotiksan, PT. Pelindo dan instansi lainnya. (Arief)