Pinggir (Inmas)- Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati oleh seluruh rakyat Indonesia setiap tanggal 1 Oktober merupakan momentum yang sangat penting bagi bangsa Indonesia karena berkaitan dengan ketangguhan ideologi Pancasila dalam mempertahankan diri dari kudeta yang diberi nama Gerakan 30 September (G30S).
Dengan demikian, Pancasila memiliki makna yang sangat penting bagi seluruh warga negara Indonesia sebagai pedoman dan dasar negara yang tidak dapat dan tidak boleh diubah oleh siapapun.
Untuk itu, Hari Kesaktian Pancasila selalu diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai bentuk penghargaan kepada terhadap perjalanan panjang bangsa yang penuh tantangan dalam melahirkan dan mempertahankan ideologi Pancasila, sekaligus sebagai bahan pengingat dan acuan bagi setiap generasi dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara dengan selalu berpedoman pada nilai-nilai Pancasila.
Oleh karena itu, untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila Yayasan Pendidikan Islam Al-Muhajirin pada pagi hari ini, Selasa, 4 Oktober 2020 menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan seluruh siswa siswi Yayasan Pendidikan Islam Al-Muhajirin baik itu dari tingkat RA, MI, MTs dan MA dan majlis seluruh guru, kepala madrasah dan jajarannya yang di laksakanan dengan penuh rasa hikmat di lapangan utama YPI Al-Muhajirin.
Pelaksanaan upacara ini didasarkan pada surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, terkait penyelenggaraan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2022.
Kepala MTs Al-Muhajirin Rudiansyah, S.Pd.I,.MM selaku Pembina upacara menyatakan bahwa "Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilakukan ini dimaksud sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh pahlawan revolusi yang telah gugur dalam peristiwa berdarah yang menguji kesaktian Pancasila”.
Menurutnya,”peringatan Hari Kesaktian Pancasila bisa dijadikan kebangkitan bagi seluruh rakyat Indonesia untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme yang cenderung mulai luntur dewasa ini. Oleh karena itu, kita sebagai putra putri bangsa harus selalu mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan bangsa Indonesia, dan mencontoh setiap perjuangannya, salah satunya dengan melaksanakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara khidmat" ucapnya.
Setelah selesai di laksanakannya upacara seluruh warga madrasah yang ada di Yayasan Pendidikan Islam Al-Muhajirin diajak untuk berkhidmat sejenak menonton penggalan film "Penghianatan G30/S/PKI" yang menggambarkan Pembantaian tujuh jendral sebagai Pahlawan Revolusi.