Pekanbaru (Inmas), Kalau kita perhatikan realita dilapangan,
ternyata masih kita temukan Plang madrasah (sekolah) yang memuat banyak nama.
Sehingga hal ini dapat mempengaruhi mindset masyarakat dalam membaca/ memahami merek yang ada di
palng nama tersebut. Ungkap Zahroti kepada guru RA yang datang kepadanya untuk
mengurus SIO. Kamis (11/06/2020).
Lebih lanjut Zahroti menjelaskan misalnya dalam 1 (satu)
plang nama tersebut terdapat : MDTA dan TPQ, maka masyarakat ada yang beranggapan
bahwa MDTA itu sama dengan TPQ. Padahal tidak demikian. Untuk itu ia
menyarankan agar pembuatan plang nama sebuah madrasah harus tersendiri. Ujarnya.
Plang nama tersebut menunjukkan identitas madrasah,
dan merupakan salah satu syarat untuk dikeluarkannya Surat Izin Operasional
(SIO). Ujar Zahroti selaku Pengawas Raudhatul Athfal (RA) Kantor Kemenag Kota
Pekanbaru.
Sebelum SIO dikeluarkan, terlebih
dahulu pihak Kantor akan menunjuk petugas yang akan meninjau lokasi madrasah
tersebut. Apakah sudah layak atau memenuhi syarat untuk mendapatkan SIO. Demikian
jelas Zahroti. (Idris).