0 menit baca 0 %

Zahroti Musanif : Pembuatan Plang Madrasah Harus Terpisah

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Kalau kita perhatikan realita dilapangan, ternyata masih kita temukan Plang madrasah (sekolah) yang memuat banyak nama. Sehingga hal ini dapat mempengaruhi mindset  masyarakat  dalam membaca/ memahami merek yang ada di palng nama tersebut.


Pekanbaru (Inmas), Kalau kita perhatikan realita dilapangan, ternyata masih kita temukan Plang madrasah (sekolah) yang memuat banyak nama. Sehingga hal ini dapat mempengaruhi mindset  masyarakat  dalam membaca/ memahami merek yang ada di palng nama tersebut. Ungkap Zahroti kepada guru RA yang datang kepadanya untuk mengurus SIO. Kamis (11/06/2020).

Lebih lanjut Zahroti menjelaskan misalnya dalam 1 (satu) plang nama tersebut terdapat : MDTA dan TPQ, maka masyarakat ada yang beranggapan bahwa MDTA itu sama dengan TPQ. Padahal tidak demikian. Untuk itu ia menyarankan agar pembuatan plang nama sebuah madrasah harus tersendiri. Ujarnya.

Plang nama tersebut menunjukkan identitas madrasah, dan merupakan salah satu syarat untuk dikeluarkannya Surat Izin Operasional (SIO). Ujar Zahroti selaku Pengawas Raudhatul Athfal (RA) Kantor Kemenag Kota Pekanbaru.

Sebelum SIO dikeluarkan, terlebih dahulu pihak Kantor akan menunjuk petugas yang akan meninjau lokasi madrasah tersebut. Apakah sudah layak atau memenuhi syarat untuk mendapatkan SIO. Demikian jelas Zahroti. (Idris).